Friday, February 7, 2014

GATOT KACA


Kawan saya, Satyawira Wicaksana, mengkritik rakyat Indonesia yang sesungguhnya 'Gatot Kaca' : 

Mau tak mau serupa dan persis

Semoga kamu sabar membaca info nya ya, sebab lumayan panjang .. Begini sahabat : Menurut info dari kawan saya, seorang wartawan yang juga aktor hebat..

: Oh retorika semua dasyat beretorika, oh ini saat nya kita merendah membuka nalar sejujur-jujurnya demi tumbuhnya cinta kasih pada sesama : 

Coba kita renungkan bersama,

Mana ada kemungkinan adanya slogan 'Indonesia Baru'?



Maka, para "Spekulan kini giat menggalang rakyat yang terpesona"
demi kemenangan dapur sendiri
agar realitas iklim politik negeri ini
tetap seperti sekarang dan terestafet
ke era berikutnya,
ramai-ramai lah mereka
menunggangi sosok baik sdr. JOKOWI,
yang itu berarti tak ubahnya sekarang, detik ini,
menunggangi sisi romantisme Lambang Garuda Pancasila,
cita-cita luhur pada seluruh rakyat Indonesia..
walau kenyataan semua kebutuhan rakyat,
di semua sektornya, telah tersengaja
terkelola oleh korporasi raksasa investasi swasta dunia.
Mana mungkin itu di hapus atau di batalkan?

Kalau raksasa itu marah dan menagih hutang pada kita, bagaimana?
(..bisa-bisa ..seluruh rakyat bangsa ini semakin jadi budak di negerinya sendiri..)
Mana ada Indonesia Baru?

Apa mau di kata,
jika nalar semua rakyat negeri ini rata-rata
dapat jatuh di lubang yang sama
justru berulang kali ..




( "istilah "wani piro", kalimat pertanyaan itu awalnya terasa sekedar canda, namun lama kelamaan seperti ejekan, bahwa yang menjual Indonesia ini adalah orang Jawa. Itu menurut saya .. )



Gerilya nalar, ada nulis begini banyak-banyak via internet.


Menurut info dari kawan saya, seorang wartawan yg juga aktor hebat ..

: Oh jiwa yang Agung ! 
Kami meratap memohon belas kasih MU di siang dan malam.
Namun jua upaya kami anak beranak cucu mencari nafkah
tak urung harus tergantung
bagaimana kebijakan politik ekonomi
negeri tempat kami tinggal. 

Dulu, sebelum korporasi raksasa Swasta dunia datang ke Negeri ini.. 

"30 tahun yang akan datang, negeri kami yg konon berazas dasar negara Kerakyatan ini, akan kedatangan raksasa2 investasi swasta, maka dari sekarang mulai di laksanakan mutu kurikulum pendidikan yang nanti menghasilkan cara pandang dan mentalitas kualitas rendah banyak-banyak demi tersedianya pekerja pelayan raksasa swasta itu"..

(Oleh sebab itu sekarang ada istilah negara eksportir TKI? )

Water Close-Up

Jaman semakin canggih, 
semakin canggih pula siasat demi memetik keuntungan dari keadaan. 
Siasat muslihat setan ikut canggih, sementara malaikat tetap begitu-begitu saja. 

Mungkin karena itu dekadensi moral, 
tanpa pernah ada peningkatannya secara global. 

Jelas kenapa ada ditetapkan Nabi Terakhir,
agar tak ada lagi istilah 'Babby Sitter',
sosok pengayom,
sosok penuntun,
dan pengajar,
nilai umat manusia,
dalam beradab dan bersama.

Wednesday, July 17, 2013

Cuma Penggembira Lu!


Sebagai presiden kedua di anak tangga ke satu, sejak iklim politik era alm.Jenderal Soeharto,  
yang memang lebih dekat dengan tanah, 
sembako murah, 
banyak arena permainan yang menghasilkan, 
yang memang terestafet dalam enam repelita. 

Berlanjut ke presiden ke tiga di anak tangga kedua, 
ketiga, 
ke empat, 
ke lima.. 
dan rupa-rupa warnanya, 
tapi berbenang-merah sama hingga 2013 sekarang, 

memang seperti apa potret suasana seluruh rakyat tergantung dari kualitas corak iklim kekuasaannya seperti apa..? atau sebaliknya?

terlanjur nyata mendidik kualitas mayoritas rakyat yang mau tak mau cuma jadi Penggembira justru dinegeri kaya sumber daya alamnya..

Bukan berarti saya juga tidak begitu.

Bukan berarti saya bukan Penggembira.

Wednesday, June 26, 2013

Masyarakat Beragama.



Berpuluh-tahun sudah kekusutan di negeri ini karena sejak presiden kedua sampai detik ini berbenang-merah sama iklim politiknya , ya Allah, begitu menghimpit dan bertubinya dari semua lapisan sampai menghilangkan ketinggian mereka sebagai manusia. Dangkal dan cuma sebatas penggembira. Menelan apa saja yang bisa ditelan dan itu jadi ukuran harga diri srigala.