Sejak 1967 praktis Indonesia sudah Dalam cengkraman Neokolim, dlm konferensinya di Geneva di putuskan antara lain: Freeport dapat gunung eMas di Irian Barat, Consorsium Eropa dapat nikel di Irian Barat dan Alcoa dapat bauksit di Riau, Bangka Belitung. Sekelompok perusahaan Amerika, Jepang, Perancis mendapat hutan tropis di Sumatra, Kalimantan, Irian Barat, dan lain lain.. Negara kapitalis, maaf, terlanjur, menguasai bumi Nusantara.
Showing posts with label Renungan. Show all posts
Showing posts with label Renungan. Show all posts
Friday, February 7, 2014
Ada seorang sahabat komen begini :
Sejak 1967 praktis Indonesia sudah Dalam cengkraman Neokolim, dlm konferensinya di Geneva di putuskan antara lain: Freeport dapat gunung eMas di Irian Barat, Consorsium Eropa dapat nikel di Irian Barat dan Alcoa dapat bauksit di Riau, Bangka Belitung. Sekelompok perusahaan Amerika, Jepang, Perancis mendapat hutan tropis di Sumatra, Kalimantan, Irian Barat, dan lain lain.. Negara kapitalis, maaf, terlanjur, menguasai bumi Nusantara.
Label:
Coretanku,
Indonesia,
my writings,
Renungan,
Superman,
to the soul's
Mau tak mau serupa dan persis
Semoga kamu sabar membaca info nya ya, sebab lumayan panjang .. Begini sahabat : Menurut info dari kawan saya, seorang wartawan yang juga aktor hebat..
: Oh retorika semua dasyat beretorika, oh ini saat nya kita merendah membuka nalar sejujur-jujurnya demi tumbuhnya cinta kasih pada sesama :
Coba kita renungkan bersama,
: Oh retorika semua dasyat beretorika, oh ini saat nya kita merendah membuka nalar sejujur-jujurnya demi tumbuhnya cinta kasih pada sesama :
Coba kita renungkan bersama,
Gerilya nalar, ada nulis begini banyak-banyak via internet.
Menurut info dari kawan saya, seorang wartawan yg juga aktor hebat ..
: Oh jiwa yang Agung !
Kami meratap memohon belas kasih MU di siang dan malam.
Namun jua upaya kami anak beranak cucu mencari nafkah
tak urung harus tergantung
bagaimana kebijakan politik ekonomi
negeri tempat kami tinggal.
Dulu, sebelum korporasi raksasa Swasta dunia datang ke Negeri ini..
"30 tahun yang akan datang, negeri kami yg konon berazas dasar negara Kerakyatan ini, akan kedatangan raksasa2 investasi swasta, maka dari sekarang mulai di laksanakan mutu kurikulum pendidikan yang nanti menghasilkan cara pandang dan mentalitas kualitas rendah banyak-banyak demi tersedianya pekerja pelayan raksasa swasta itu"..
(Oleh sebab itu sekarang ada istilah negara eksportir TKI? )
Water Close-Up
Jaman semakin canggih,
semakin canggih pula siasat demi memetik keuntungan dari keadaan.
Siasat muslihat setan ikut canggih, sementara malaikat tetap begitu-begitu saja.
Mungkin karena itu dekadensi moral,
tanpa pernah ada peningkatannya secara global.
Jelas kenapa ada ditetapkan Nabi Terakhir,
agar tak ada lagi istilah 'Babby Sitter',
sosok pengayom,
sosok penuntun,
dan pengajar,
nilai umat manusia,
dalam beradab dan bersama.
semakin canggih pula siasat demi memetik keuntungan dari keadaan.
Siasat muslihat setan ikut canggih, sementara malaikat tetap begitu-begitu saja.
Mungkin karena itu dekadensi moral,
tanpa pernah ada peningkatannya secara global.
Jelas kenapa ada ditetapkan Nabi Terakhir,
agar tak ada lagi istilah 'Babby Sitter',
sosok pengayom,
sosok penuntun,
dan pengajar,
nilai umat manusia,
dalam beradab dan bersama.
Wednesday, July 17, 2013
Cuma Penggembira Lu!
Sebagai presiden kedua di anak tangga ke satu, sejak iklim politik era alm.Jenderal Soeharto,
yang memang lebih dekat dengan tanah,
sembako murah,
banyak arena permainan yang menghasilkan,
yang memang terestafet dalam enam repelita.
Berlanjut ke presiden ke tiga di anak tangga kedua,
ketiga,
ke empat,
ke lima..
dan rupa-rupa warnanya,
tapi berbenang-merah sama hingga 2013 sekarang,
memang seperti apa potret suasana seluruh rakyat tergantung dari kualitas corak iklim kekuasaannya seperti apa..? atau sebaliknya?
terlanjur nyata mendidik kualitas mayoritas rakyat yang mau tak mau cuma jadi Penggembira justru dinegeri kaya sumber daya alamnya..
Bukan berarti saya juga tidak begitu.
Bukan berarti saya bukan Penggembira.
Wednesday, June 26, 2013
Masyarakat Beragama.
Berpuluh-tahun sudah kekusutan di negeri ini karena sejak presiden kedua sampai detik ini berbenang-merah sama iklim politiknya , ya Allah, begitu menghimpit dan bertubinya dari semua lapisan sampai menghilangkan ketinggian mereka sebagai manusia. Dangkal dan cuma sebatas penggembira. Menelan apa saja yang bisa ditelan dan itu jadi ukuran harga diri srigala.
Sunday, May 26, 2013
Limited Edition
Setiap manusia wajib menebarkan cahaya energi positif dalam kehidupannya.
Seiring dengan energi positifnya itu,
manusia juga harus pasrah bersinergi pada sisi negatif
yang juga ada dalam dirinya,
sebagai kelengkapannya, sebagai manusia.
manusia juga harus pasrah bersinergi pada sisi negatif
yang juga ada dalam dirinya,
sebagai kelengkapannya, sebagai manusia.
Bagaimana hasil bentukan sinergi tersebut di dalam kesehariannya?
Saturday, June 16, 2012
Monday, May 7, 2012
Friday, April 6, 2012
Semua hal yg kita alami, patut kita Syukuri.
Terasa lumayan berat memang jika judul di atas itu benar-benar disikapi dalam kehidupan nyata. Bagaimana tidak ..
Ada kesedihan bertubi yang berujung pada pertanyaan mengapa aku mesti ada dikondisi seperti itu? Rasa kekecewaan, penyesalan, keterpurukan, kehilangan, membetot ujung perasaan sekaligus pikiran hingga nyaris aku menjadi gila .. !
Wednesday, April 4, 2012
Lapisan Ozon di langit
Apapun agama yang kalian peluk, tetap saja kalian tidak dapat menghindar dari hukum Alam.
Subscribe to:
Posts (Atom)





